13 Maret 2018

REVIEW KULINER

Akhirnya absen juga 1 bulan gak sempat buat blog, maklum karena kesibukan yang semakin menjadi-jadi saat ini ha..ha...ha... (alibi doang padahal), baik kali ini saya coba buat postingan mengenai urusan perut, karena selama menjadi blogger sejak 2008 belum pernah buat ulasannya, mungkin akan dibuat bertahap siapa tahu info ini akan sangat membantu para teman-teman yang hobi kuliner.

Info yang ada di blog ini umumnya murni dari petualangan saya selama mencoba kuliner baik yang harganya murah atau bahkan yang harganya cenderung mahal dan beberapa foto disini saya capture saat saya berburu kuliner tersebut.

Yukk kita lihat beberapa kuliner tersebut :

--------------------- 1 -------------------
Nama Makanan    : Nasi Gulai Sapi
Lokasi          : Jalan Kerinci IX, Mayestik 
Kota            : Jakarta Selatan
Titik Koordinat : -6.237694, 106.788483
Buka Operasional: Pagi hari
Harga           : Relatif murah



--------------------- 2 -------------------
Nama Makanan    : Ketoprak Simprug
Lokasi          : Jalan Simprug Golf  
Kota            : Jakarta Selatan
Titik Koordinat : -6.2256375,106.7928073
Buka Operasional: Pagi s/d Siang
Harga           : Relatif murah


--------------------- 3 -------------------
Nama Makanan    : Sate Taichan
Lokasi          : Jalan Asia Afrika Senayan  
Kota            : Jakarta Pusat
Titik Koordinat : -6.2163996,106.7981074
Buka Operasional: Malam
Harga           : Relatif murah


Untuk sementara itu dulu yach, kapan waktu kita sambung lagi. Semoga bermanfaat.

#kuliner,#kuliner_jakarta,#kuliner_murah, #kuliner_enak 

01 Januari 2018

REVIEW AYAT-AYAT CINTA 2

Kembalinya sebuah sekuel film bernuansakan islami yg pernah sempat menyita perhatian publik Indonesia "Ayat-ayat Cinta" yang diambil dari karya novelis terkenal Habiburrahman El Shirazy, kali ini rampunjadi.com coba mereview hasil nonton film tsb. berdasarkan hasil opini pribadi.


Film ini dimulai dengan kisah Aisha isteri Fahri yg menjadi sukarelawan di palestina yg sedang terjebak dalam situasi yg kurang menguntungkan saat dia berada di pemukiman warga palestina yang sedang dibombardir oleh tentara Israel, sehingga membuatnya menjadi tahanan oleh pihak Israel. Singkat cerita Aisha & Fahri tidak dapat bertemu bertahun-tahun dan membuat Fahri harus berjuang untuk mencari keberadaan Aisha yg tidak diketahui kabar beritanya.



Film ini memiliki berbagai konflik yang coba diangkat baik eksternal maupun internal. Perbedaannya adalah pada Ayat-ayat Cinta 1 konflik internal lebih tajam digarap dibanding konflik eksternalnya. Namun di versi Ayat-ayat Cinta 2 justru konflik eksternal lebih tajam digarap dibanding konflik internal. Hal ini dapat terlihat dari alur cerita konflik antara muslim & Yahudi, sehingga nuansa Hummanity sangat kental dapat dijumpai disetiap scene film ini.  


Pada film ke 2 ini lebih banyak adanya humor-humor yg menyegarkan dibanding versi pertamanya, sehingga membuat penonton terhibur dengan ulah para tokohnya. 

Persinggungan asmara diantara para pemerannya tetap masih ada, sepertinya film ini tetap mengemas bahasa jalinan asmara guna sebagai wahana berkomunikasi. Namun kalau dibandingkan dengan versi pertama saya tetap menyukai versi pertamanya dibanding yang kedua mengingat ada beberapa koridor islami yg coba ditabrak pada versi kedua ini.

Pengambilan seting lokasi di eropa sepertinya menyesuaikan dengan isi novelnya, namun entah kenapa sepertinya ada yg agak ambigu saat Fahri mengajar di Universitas Edinburgh sebagai dosen pengganti Prof. Charlotte dengan membawakan mata kuliah sastra. Bukankah saat versi pertama Fahri kuliah di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, walaupun tidak diketahui juga dia mengambil jurusan apa pada universitas tersebut namun dari beberapa scene bisa dipastikan dia mengambil jurusan yang berfokus tentang Islamic dan Arabic.

Kalau kita perhatikan dari film ini ada beberapa kekurangan maupun kelebihannya dibanding versi pertamanya, mungkin karena versi pertama banyak orang yang dibuat kagum dengan alur ceritanya sehingga hal ini berdampak pula pada versi keduanya sehingga dapat menyedot jumlah penonton yang cukup banyak, hal yang menarik adalah penulis novel ini coba mengemas suatu bentuk Humanity atas dasar cinta agar selalu saling membantu antara satu dengan yang lainnya tanpa peduli dari mana asalnya baik Ras, Suku maupun Agamanya. 

Berikut skor perbandingan detil antara Ayat-ayat Cinta 1 & Ayat-ayat Cinta 2 

Ayat-ayat Cinta 1
Alur Cerita               : 8,5
Sound Effect/Music : 8,5
Humor                     : 6,5
Lokasi Suting          : 7,5
Humanity                : 7,5
Pengambilan gambar/Video : 8,5

Ayat-ayat Cinta 2
Alur Cerita               : 7,5
Sound Effect/Music : 7
Humor                     : 8
Lokasi Suting          : 8,5
Humanity                : 8,5
Pengambilan gambar/Video : 7,5








23 Desember 2017

HIPERBOLA 2017

Melangkah pasti dan melupakan sebuah sangsi
Bertahun-tahun dipenggal rasa percaya diri
Namun tanpa disangka dan tanpa menghakimi
Semua menjadi cerita yang terbukti dan terjadi

Masa lalu adalah sketsa pengalaman yang terlampaui 
Masa depan hanya sebuah objek lukisan diri
Terpampang jelas dan pasti arah rute pergi
Kemana kaki ini melangkah, kesanalah tujuan itu terkendali

Setangkup harapan pastinya menepuk berat bahu ini
Terkadang beratnya berlebih membuatnya jatuh tak terkendali
Tangis, Tawa, Emosi dan segala bentuk frustasi akan terjawab kini
Menjalani kepastian tanpa tahu berhasil dan tidak usaha ini

Optimis harus dan senantiasa selalu ada di dalam sanubari
Pesimis kerap menghantui segala usaha yang belum terjalani
Yakin…Yakin…. & Yakin semua akan dapat dilalui dengan pasti
Dengan berdoa, berusaha dan ikhlas untuk dijalani 

Bagaikan mata rantai yang menyatu tanpa bercerai berai
Seyogyanya semua berjalan tanpa ego pribadi
Kemana hati nurani yang selama ini di orasi
Segalanya berjalan namun seperti tak alami

Dengarkan apa yang sudah kita berikan selama ini 
Mewujudkan impian yang sempat belum terbeli 
Bersama kita wujudkan tujuan yang akan terbukti
Dengan selalu bersama tanpa harus tercerai berai lagi

20 September 2017

Harga Sebuah Kejujuran


Dalam kehidupan ini kita akan selalu dihadapkan pada kedua pilihan, entah pilihan positif ataupun negatif. Terlebih lagi dalam hal bicara kejujuran yg senantiasa selalu ada di kehidupan ini. Ada dari mereka yang mengamalkan dalam kehidupannya sehari-hari, namun ada juga yang tidak menerapkannya di kehidupan nyata.

Bagi sebagian lain mereka menganggap hal itu kuno, norak, tidak modern namun untuk sebagian lainnya menganggap hal itu sangatlah mulia dan bahkan mengangkat derajatnya.

Kejujuran memiliki makna yg luas namun pada hakikatnya akan membawa ketenangan, kenyamanan, keterbukaan, kebaikan, kepastian, kebenaran dan lain sebagainya.

Kejujuran tidak akan pernah takut dengan segala bentuk intimidasi, pengucilan, penelantaran dan bahkan hingga nyawapun yg menjadi taruhan dalam mempertahankannya.

Kejujuran seyogyanya bisa dilakukan oleh siapa saja dan tidak mengenal batasan umur & status sosialnya. Namun dalam pelaksanaannya akan dihadapkan pada situasi kondisi yg sulit & rumit serta membutuhkan ketegasan dalam bersikap.

Kejujuran dapat dibangun pada diri setiap insan guna sebagai bentuk cerminan diri dalam rangka menghadirkan sebuah cara guna menuntaskan dan meredam dari segala bentuk kemunafikan yang pada akhirnya semua akan bermuara pada kebaikan yg hakiki.

03 Juli 2017

JAKARTA FAIR 2017

Mengisi waktu liburan di masa libur lebaran biasanya banyak orang yang berkunjung ke tempat wisata atau mudik ke kampung halaman. Namun ada juga tempat alternatif yang bisa dikunjungi selain kedua tempat tersebut, salah satunya mengunjungi pameran seperti halnya Jakarta Fair 2017 yang berlokasi di JiExpo Kemayoran, Jakarta. Berikut jepretan foto yang sempat saya ambil saat mengunjungi lokasi tersebut :