| keluar dari blog |
Korelasi Ajaran Mahatma Gandi dan Bunda Theresa (Pidato seorang Pemimpin Ulung)Inspirasi ini aku dapatkan dari seorang yang aku kagumi selama ini, Mantan Ketua Direksi Gelora Bung Karno Bapak Ir. Indra Setiawan, yang sarat pengalaman dalam memimpin perusahaan-perusahaan besar baik swasta maupun pemerintahan, dimana beliau ini telah banyak membawa perubahan dari sisi manajemen. Awalnya sendiri, Aku agak PESIMIS dengan kehadiran beliau, namun seiring berjalannya waktu hal itu merubah pandanganku kepadanya menjadi OPTIMIS.... OPTIMIS..... OPTIMIS........ dan ........BISA........ BISA........ BISA........ Rasanya hal ini tidaklah berlebihan, mengingat beliau adalah seorang Pemimpin yang ulung dimana dengan TANGAN DINGINNYA membentuk Slogan CATUR SUKSES dalam bentuk REVITALISASI, REGENERASI, GOOD CORPORATE GOVERNANCE dan COMPUTERIZATION sehingga mampu mendongkrak Kinerja dan Citra Gelora Bung Karno menjadi lebih baik dari sebelumnya, baik dari Segi Hukum, SDM, Keuangan, Pemasaran serta Sarana dan Prasarana. Ini semua tidaklah mudah dilalui dimana dalam waktu yang relatif singkat 3 tahun, beliau telah mampu membuat Surplus terus menerus, dan ini pulalah yang memudahkan Gelora Bung Karno untuk mendapatkan Status Badan Layanan Umum (BLU) Penuh. Dalam suatu kesempatan disela-sela Acara Lepas dan Sambut antara Direksi Lama dan Direksi Baru tanggal 19 Mei 2009 beliau memberikan suatu pidato yang sangat menarik untuk kita kaji dan kita renungkan, dimana isi pidato tersebut beliau kutip dari Ajaran Mahatma Ghandi dan Bunda Theresa : Ini adalah isi Pidato Beliau dikutip dari Ajaran Mahatma Ghandi :
Ini adalah isi Puisi Beliau dikutip dari Ajaran Bunda Theresa : Orang sering keterlaluan, tidak logis dan hanya mementingkan diri; Bila engkau baik hati, bisa saja orang lain menuduh tanpa pamrih; Bila engkau sukses, engkau akan mendapat beberapa teman palsu, dan beberapa sahabat sejati; Bila engkau jujur dan terbuka, mungkin saja orang lain akan menipumu; Apa yang engkau bangun selama bertahun-tahun, mungkin saja dihancurkan orang lain hanya dalam semalam; Bila engkau mendapat ketenangan dan kebahagiaan, mungkin saja orang lain jadi iri; Kebaikan yang engkau lakukan hari ini mungkin saja besok sudah dilupakan orang; Bagaimanapun, berikan yang terbaik dari dirimu. Engkau lihat, akhirnya ini adalah urusan antara engkau dan Tuhanmu; Itulah sekelumit pidato beliau yang diambil dari beberapa tokoh dunia, namun apa yang telah anda bangun selama ini, membuat aku pribadi ANGKAT TOPI atas keberhasilannya, dan itu pulalah yang membuatku terinspirasi untuk selalu Semangat, Kerja Keras, Pantang Menyerah dan Perubahan Pola Pikir. SELAMAT UNTUK ANDA YANG TELAH BANYAK MEMBERIKAN INSPIRASI KEPADA KITA SEMUA, SEMOGA DILUAR SANA BANYAK TANTANGAN KEPEMIMPINAN MENANTI ANDA. Diposting oleh Ram Syamsul Yulias, S.Kom, AM.Kom Dari Pidato Mantan Ketua Direksi Pelaksana Gelora Bung Karno Ir. Indra Setiawan |
| Tanggal & Waktu | Nama, Email/Website | Komentar |
31-05-2009 |
Ray Septianis KArtika |
cong....jgn banget- 2 menggagumi seseorang krn kl org tsb berbuat kesalahan lu pasti akan kecewa dgn dia...blh az lu mengambil hal yg positif dr dia sbg bhn pembelajaran buat lu tp jgn skali2 pikiran lu tersugesti bhkn mnjd copy cat dia (ngerti kn maksud gw) yg patut lu kagumi cm Allah n Rasulullah SAW ....renungkanlah.... |
| Jawaban Ram : Terima Kasih Ray atas tanggapannya, Artikel ini tidak dimaksudkan untuk mengkultuskan seseorang namun kita coba menginspirasikan banyak orang untuk selalu berusaha agar tidak menyerah dengan kondisi apapun jadi intinya dimana ada kemauan disitulah jalan akan terbentang tinggal dimana kita berpijak apakah kita berani mengatakan YA, TIDAK atau tidak melakukan kedua-duanya semuanya tergantung pilihan masing-masing. | ||
| keluar dari blog | ||